:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1466541/original/036119100_1483977215-618380846.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Patrice Evra bersikeras bahwa dia tidak homofobik. Pernyataan ini disampaikan setelah mantan bek Manchester United (MU) itu, meminta maaf atas dugaan penggunaan cercaan anti-gay terhadap Paris Saint-Germain (PSG).
PSG sebelumnya merilis sebuah pernyataan yang memprotes sikap Evra karena sudah melontarkan ejekan berisi kata-kata kasar dan ungkapan homofobia.
Evra mengatakan itu dalam sebuah video setelah MU melakukan comeback luar biasa atas PSG di ajang Liga Champions.
MU menang 3-1 atas PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Sukses ini membawa MU lolos ke babak selanjutnya.
Dalam video itu, mantan bek kiri Juventus ini, terdengar mengucapkan kata-kata yang memiliki konotasi anti-gay.
Namun, Evra buru-buru membantahnya melalui media sosial: "Saya di sini untuk mengklarifikasi kesalahpahaman besar-besaran dan kami harus mematikannya."
Manchester United tersingkir dari kompetisi Piala FA usai dikalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-2 di Molineux Stadium.
No comments:
Post a Comment