:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2754433/original/098035500_1552906699-EddieAlvarez_OW_4.jpg)
Laga puncak malam itu akan menampilkan perebutan gelar juara dunia divisi lightweight, antara atlet tuan rumah Shinya Aoki dan juara bertahan Eduard Folayang dari Filipina. Sementara itu, tidak kalah menarik adalah pertemuan antara Xiong Jing Nan dari Tiongkok dengan juara dunia divisi atomweight asal Singapura, Angela Lee, yang akan berusaha merebut gelar ONE Women Strawweight World Champion.
Pahlawan divisi middleweight asal Myanmar Aung La N Sang juga ditantang oleh petarung tuan rumah lainnya, Ken Hasegawa, sementara atlet Filipina Kevin Belingon akan kembali mempertahankan gelarnya di divisi bantamweight melawan Bibiano Fernandes dari Brazil.
"Mereka udah parah semua bagusnya. Rekor kemenangan tiap atlet sudah sangat banyak. Bisa saya bilang mereka ini true martial artists dan saya jamin ini akan menjadi ajang yang mempertontonkan skill tinggi," kata Stefer.
Yohan “The Ice Man” Mulia Legowo, atlet veteran dari Solo yang juga menjadi pionir perkembangan MMA tanah air, memiliki pandangan lain. Ia menganggap acara di Jepang ini adalah bukti keseriusan ONE sebagai organisasi beladiri terbesar di dunia, karena banyak tantangan yang harus dilewati sebelum acara ini dapat berlangsung dengan baik.
“Ini acara bersejarah yang luar biasa. Membuat perhelatan di Jepang itu tidak mudah, karena mereka adalah negara pecinta MMA dengan sejarah panjang,” jelas Yohan.
Dengan deretan pertarungan kelas wahid, ia percaya ajang nanti akan memberikan sensasi berbeda bagi para penikmat seni beladiri di Indonesia bahkan seluruh dunia.
“Saya pribadi menunggu pertandingan Angela Lee melawan Jing Nan, selain tentu saja menanti debut Johnson dan Alvarez. [Angela] sekarang bisa populer karena faktor kemampuannya.”
from Berita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga kalo berita tidak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2WeaygH
No comments:
Post a Comment