:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2749610/original/077797400_1552402213-IMG_20190312_214723.jpg)
Liputan6.com, Bandung Perseru Serui harus mengakui kemenangan Persib Bandung di laga terakhir fase penyisihan Grup A Piala Presiden 2019. Cendrawasih Jingga dibantai 0-4 dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (13/3/2019).
Kekalahan dari Persib tersebut membuat pelatih Perseru, I Putu Gede gundah. Ia menyebut laga pamungkas di grup A menjadi antiklimaks setelah di dua pertandingan sebelumnya pasukan Cendrawasih Jingga bermain spartan.
"Sesuai prediksi saya dari pertandingan pertama dan kedua, tidak tahannya di sini (laga ketiga). Untuk menaikkan kondisi kita belum 100 persen siap di pertandingan dan hari ini beberapa skema yang kita harapkan tidak berjalan baik," katanya usai pertandingan.
I Putu Gede mengakui salah satu penyebab rontoknya mental anak asuhnya lawan Persib. Salah satunya karena kabar klub yang telah dibeli pengusaha asal Lampung.
Seperti diketahui, Perseru dipastikan akan memiliki homeground baru untuk musim 2019. Usai dibeli oleh pengusaha asal Lampung, stadion dan markas mereka akan berpindah. Bahkan mereka pun akan memiliki nama baru yakni Perseru Badak Lampung FC.
"Memang ini salah satu penyebab dari menurunnya kondisi pemain secara psikis. Mereka terganggu konsentrasinya," kata mantan pemain PSMS Medan itu.
Berita video highlights Piala Presiden 2019 antara Persib Bandung menghadapi Perseru Serui yang berakhir dengan skor 4-0.
No comments:
Post a Comment